Asia.Ink Logo
Perbandingan

Perbandingan Tinta Sublimasi vs Tinta Pigmen: Mana yang Lebih Baik?

Last update: 5 November 2025
Perbandingan hasil cetak sublim dan pigmen
Kiri: Hasil Sublimasi, Kanan: Hasil Pigmen

Dalam dunia digital textile printing, dua raksasa sering diadu: Sublimasi dan Pigmen. Mana yang terbaik untuk bisnis Anda? Jawabannya tergantung pada aplikasi produk akhir Anda.

“Tidak ada tinta yang sempurna untuk segalanya; yang ada adalah tinta yang tepat untuk kebutuhan spesifik.”

Tinta Sublimasi (Dye Sublimation)

Proses ini mengubah tinta menjadi gas yang meresap ke dalam serat poliester.

Kelebihan

  • Warna sangat cerah dan tahan lama.
  • Handfeel (rasa rabaan) tidak terasa alias menyatu dengan kain.
  • Tahan cuci berulang kali.

Kekurangan

  1. Hanya bekerja maksimal pada bahan Poliester (min. 70%).
  2. Memerlukan proses pemanasan (heat press) pasca cetak.

Tinta Pigmen (Textile Pigment)

Tinta ini menempel di permukaan serat kain dengan bantuan binder.

Kelebihan

  • Serbaguna: Bisa untuk katun, rayon, sutra, poliester, dan campurannya.
  • Proses lebih ringkas (terkadang tanpa steaming atau washing rumit).
  • Tahan sinar matahari (lightfastness) yang baik.

Perbandingan Head-to-Head

AspekSublimasiPigmen
Material KainKhusus PoliesterHampir Semua Jenis Kain
Kecerahan WarnaSangat TinggiMedium - Tinggi
Ketahanan CuciSangat BaikBaik (Tergantung Binder)
Proses Pasca CetakHeat TransferCuring / Baking

Jika Anda fokus pada jersey olahraga, sublimasi adalah rajanya. Namun untuk fashion berbahan alami, pigmen adalah solusinya.